Pembalap Rasakan Keteduhan Hutan Pulau Sumba

whatsapp image 2025 09 16 at 7.32.53 am (2)
The Tour De Entete cyclists experienced the tranquility of the Manupeu Tana Daru Protected Forest in Central Sumba Regency, Tuesday (September 16, 2025). The sixth stage from Tambolaka to Waingapu marked the end of the group's journey on Sumba Island. Photos: Gatha Ginting/tourdeentete.com

Memasuki etape enam yang merupakan etape terakhir di Pulau Sumba, para pembalap Tour De Entete 2025 sempat merasakan keteduhan hutan di tengah garangnya mentari di Pulau Sumba.

whatsapp image 2025 09 16 at 7.32.53 am (1)

Lomba balap sepeda internasional itu telah menyelesaikan enam dari sepuluh etape yang direncanakan. Dengan menyelesaikan etape keenam dari Tambolaka ke Waingapu, Selasa (16/9/2025), tim telah menempuh jarak 879,8 kilometer.

Etape keenam sepanjang 166,2 kilometer  juga menandai berakhirnya perjalanan rombongan di Pulau Sumba. Dari kota ini, rombongan menyeberang ke Pulau Flores, Rabu (17/9/2025) dan mendarat di Ende. Dari situ etape ketujuh akan dimulai menuju Bajawa keesokan harinya.

whatsapp image 2025 09 16 at 7.06.47 am

Pada lomba kemarin, terjadi pergeseran pada klasemen umum sementara khusus pada klasifikasi pengumpulan point atau pemegang jersey hijau. Sementara klasifikasi lain masih diisi pembalap terdahulu yang posisinya belum tergeser.

Pembalap CDF Cameron Ronald Fraser memenangi etape keenam dengan waktu empat jam dua menit 17 detik. Terpaut 14 detik di belakangnya adalah pembalap Go For Gold Aidan James Dampit Mendoza dan tempat ketiga pembalap Malaysia Pro Cycling Zulfikri bin Zulkifli pada waktu yang sama. 

whatsapp image 2025 09 16 at 7.32.55 am

Pada klasemen umum sementara, terjadi pergeseran pada pemegang jersey hijau atau klasifikasi pengumpul point terbanyak. Pembalap Madar Pro Cycling Team Youcef Reguigui berhasil menggeser posisi yang sebelumnya ditempati pembalap Kronospeed, Lois Buffin.

Pembalap bernomor punggung 24 itu mengumpulkan 29 poin berkat kemenangan di etape sebelumnya dan intermediate sprint kemarin. Sementara Buffin di posisi kedua dengan 27 poin. 

Yousef mengaku senang dengan hasil yang didapatnya tidak dengan mudah. Ia mengatakan, balapan di NTT ini medannya berat, namun diimbangi dengan pemandangan indah dan pengalaman yang mengesankan.

“Hari ini kami tidak mudah melakukan breakaway. Saya hanya berusaha mempertahankan posisi di kelompok terdepan dan itu cukup berat. Syukurlah besok ada jeda hari untuk istirahat. Saya sangat senang melihat antusiasme penonton sepanjang jalan. Semoga saya bisa kembali berlomba di sini tahun depan dan semuanya lebih baik,”tutur pembalap Aljazair tersebut.

whatsapp image 2025 09 16 at 7.06.42 am

Pada klasifikasi raja tanjakan, pembalap Nusantara BYC Muhammad Herlangga masih menempati posisi teratas meski sama-sama mengumpulkan 10 poin, sama dengan pembalap Kronospeed lainnya, Axel Habert. Angga unggul karena posisinya lebih dahulu dalam kasifikasi KOM di etape keenam.

Angga menyatakan tekadnya untuk mempertahankan jersey polkadot tersebut sampai etape terakhir. Apalagi memasuki Pulau Flores banyak medan pendakian yang menjadi tempat favorit pembalap tipe climber seperti dirinya. 

“Saya berusaha bertahan dalam pleton, menghemat energi untuk menghadapi etape selanjutnya. Di Flores akan banyak pendakian lebih berat, semoga bisa mempertahankan posisi ini sampai selesai lomba,” tutur pembalap yang tahun lalu tampil di lomba Tour de France Singapore Criterium tersebut.   

Adapun klasifikasi pembalap Indonesia terbaik (jersey merah) masih dipegang Muhammad Reihan Maulidan (PWR) dan pembalap muda terbaik Muhammad Syelhan Nurrahmat (Garuda Development). Pemegang jersey kuning Komodo tetap Kenny Cornelis Ernst Nijssen (Universe).   

whatsapp image 2025 09 16 at 7.06.46 am

Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuali mengatakan, Tour De Entete bukan sekedar ajang olah raga melainkan ajang promosi pariwisata NTT. Ia bersyukur bahwa Kabupaten Sumba Timur menjadi salah satu wilayah yang dilintasi lomba dan berharap di tahun-tahun mendatang wilayah itu tetap dilalui tour.

“Kami sudah mempersiapkan sarana dan akses menuju lokasi pariwisata di sini. Tapi kami tetap membutuhkan bantuan even seperti ini untuk memperkenalkan Sumba Timur kepada dunia,” tuturnya.

 

Hutan lindung

Dalam waktu empat jam lebih bertarung di tanjakan dan turunan panjang-panjang, para pembalap memasuki finis di depan kantor Bupati Sumba Timur di Waingapu sekitar pukul 13.20 WITA. Catatan waktu ini berselisih lima menit lebih lama dari waktu tiba lintasan sebelumnya, Waingapu-Tambolaka.   

Begitu dilepas, para pembalap berjalan dalam peloton besar hingga enam kilometer lalu memulai real start dan langsung menghadapi tanjakan. Kejar-kejaran para pembalap menyedot ribuan pasangan mata, baik anak sekolah, pegawai maupun masyarakat umum di pinggir kiri dan kanan jalan. 

whatsapp image 2025 09 16 at 7.32.40 am

Warga juga sigap mengusir anjing yang hendak menyeberang jalan yang dilintasi. Terlihat juga seorang bapak menahan kuda sandelwood yang hendak masuk ke badan jalan. Sedangkan kendaraan umum sementara dihentikan di pinggir jalan ketika para pembalap melintas.

Selepas Waikabubak, rombongan sempat merasakan keteduhan Hutan Lindung Manupeu Tanah Daru yang berada di wilayah Kabupaten Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Timur. Hutan  seluas 9.500 hektar itu begitu tenang dan teduh, kontras dengan terik mentari Tanah Sumba yang garang membakar para pembalap di sepanjang jalan. Hutan lindung tersebut merupakan bagian dari Taman Nasional Manupeu Tanah Daru sekaligus habitat bagi 87 jenis burung, 57 jeni kupu-kupu, dan enam jenis amphibi.  

whatsapp image 2025 09 16 at 7.32.55 am (1)

Tour de Entete 2025 menjadi momentum penting dalam memperkenalkan keindahan alam serta potensi budaya Pulau Sumba ke dunia internasional. Pulau Sumba dikenal sebagai pulau terindah dunia karena keindahan  alamnya yang unik seperti sabana dan pantai eksotis serta kekayaan budaya yang masih lestari, semisal pasola.

whatsapp image 2025 09 14 at 7.03.11 am (3)

Sumba pernah dinobatkan menjadi pulau terindah dunia oleh Majalah Focus di Jerman pada tahun 2018 dan juga merupakan salah satu destinasi terbaik Asia versi Time Out tahun 2025. (*)